Dukung Ketahanan Pangan, Anak Binaan LPKA Banda Aceh Berhasil Panen 55 Kilogram Ubi Jalar
MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kali ini, LPKA Banda Aceh berhasil memanen sebanyak 55 kilogram ubi jalar dari lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (3/11/2026).
Kegiatan panen yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari aktivitas produktif yang melibatkan anak binaan bersama peserta magang. Program ini menjadi salah satu wujud nyata pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat sektor ketahanan pangan nasional.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan panen ubi jalar tersebut bukan sekadar menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan karakter bagi anak binaan.
“Panen ubi jalar ini merupakan bukti bahwa anak binaan mampu menghasilkan sesuatu yang produktif dan bernilai manfaat. Kami terus mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari pembinaan yang selaras dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta program Presiden RI,” ujar Yusnaidi.
Menurutnya, melalui kegiatan pertanian seperti budidaya ubi jalar, anak binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta membangun semangat kerja keras dan kemandirian.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi anak binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. Selain itu, hasil pertanian yang diperoleh juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mendukung kebutuhan pangan di lingkungan LPKA Banda Aceh.
Program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada jumlah hasil panen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun produktivitas, kreativitas, dan kemampuan anak binaan melalui kegiatan positif dan berkelanjutan.
Bagi LPKA Banda Aceh, keberhasilan memanen 55 kilogram ubi jalar menjadi bukti bahwa proses pembinaan dapat menghadirkan hasil nyata. Dari setiap proses menanam hingga memanen, anak binaan belajar tentang kesabaran, ketekunan, kerja sama, dan pentingnya menghargai setiap proses.
Melalui kegiatan ini, LPKA Banda Aceh berharap program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata, baik bagi anak binaan maupun lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
