LPKA Banda Aceh Gandeng KNPI Berikan Pelatihan Barbershop, Barista dan Mural bagi Anak Binaan

LPKA Banda Aceh Gandeng KNPI Berikan Pelatihan Barbershop, Barista dan Mural bagi Anak Binaan

MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh menggandeng DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banda Aceh dalam memberikan pelatihan keterampilan dan kreativitas bagi Anak Binaan, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna (GSG) LPKA Banda Aceh tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak kemandirian sekaligus pembentukan karakter Anak Binaan sebagai bekal positif sebelum kembali dan berintegrasi dengan masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui Kasubag Umum Syamsuddin, membuka secara langsung kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan Al-Qur’an dan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, serta Hymne KNPI.

Selanjutnya, sambutan disampaikan secara berurutan oleh Ketua DPD KNPI Kota Banda Aceh Muhammad Farizan Arifa, S.T., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh Reza Kamilin, SSTP., serta Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh Yusnaidi, S.H., M.Si., yang diwakili Kasubag Umum Syamsuddin.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi yang ditandai dengan penyerahan plakat dari DPD KNPI Kota Banda Aceh kepada pihak LPKA Banda Aceh.

Memasuki sesi inti, para Anak Binaan mendapatkan pelatihan keterampilan barbershop, barista, dan mural yang disampaikan oleh pemateri dari DPD KNPI Kota Banda Aceh.

Pelatihan dilaksanakan dalam beberapa sesi mulai pagi hingga sore hari, dengan materi yang diarahkan pada pengembangan keterampilan praktis dan kreativitas yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal kemandirian setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kolaborasi antara DPD KNPI Kota Banda Aceh dan LPKA Kelas II Banda Aceh tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung proses pembinaan Anak Binaan, khususnya melalui program kemandirian yang memiliki nilai keterampilan dan ekonomi.

Melalui pelatihan tersebut, para Anak Binaan diharapkan memperoleh keahlian praktis yang relevan dengan perkembangan industri kreatif, sehingga dapat menjadi modal positif dalam membangun kehidupan yang mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan sukses serta diakhiri dengan sesi foto bersama jajaran tamu undangan, pegawai dan peserta pelatihan.(FAHRID) Kaperwil Aceh