100 pendaftar pertama gratis biaya sumbangan, SPMB SMK Bina Informatika Kota Bogor resmi dibuka 1 Mei 2026

100 pendaftar pertama gratis biaya sumbangan, SPMB SMK Bina Informatika Kota Bogor resmi dibuka 1 Mei 2026

Kota Bogor (Metro Nusantara News) – SMK Bina Informatika (SMK BiFor) Kota Bogor secara resmi membuka Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 mulai hari Senin, 1 Mei 2026.

‎ 

‎Sebagai bentuk dukungan bagi calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kejuruan, sekolah yang terakreditasi A ini memberikan penawaran istimewa 100 persen bebas biaya dana sumbangan pendidikan bagi 100 pendaftaran pertama yang memenuhi persyaratan administrasi dan seleksi.

‎ 

‎Kepala Sekolah SMK Bina Informatika, Dodi Muljawan, SH, M. M. Pd menjelaskan, penawaran eksklusif ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi maupun berkebutuhan ekonomi untuk mengakses pendidikan berkualitas di bidang teknologi informasi dan kejuruan terkait.

‎ 

‎"Kami ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan yang kami tawarkan dapat diraih oleh berbagai lapisan masyarakat," ujarnya kepada Metro Nusantara News di kantornya, Rabu (22/04/2926).

‎ 

‎Sebagai bentuk sosialisasi, Titi Ardianti, siswa jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), bersama dengan Noval Supriyadiansyah dari jurusan Perbankan dan Keuangan Mikro (PKM), mengajak calon peserta didik untuk memilih SMK Bina Informatika sebagai tempat melanjutkan studi.

‎ 

‎"SMK Bina Informatika adalah pilihan yang tepat karena selain sudah terakreditasi A, kami memiliki lima kompetensi jurusan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Multimedia (MM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Perbankan dan Keuangan Mikro (PKM), serta Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP)," jelas Titi.

‎ 

‎Menurutnya, sekolah ini juga menerapkan program Prakerja Lapangan (PKL) yang disesuaikan dengan kompetensi masing-masing jurusan, sehingga siswa mendapatkan pengalaman kerja langsung sebelum lulus.

‎ 

‎"Kami bangga karena hampir 100 persen lulusan kami terserap di bursa kerja. Bahkan ada alumni kami yang saat ini bekerja di perusahaan ternama di Singapura," tambahnya dengan bangga.

‎ 

‎(Abdul Razik)