Pemberitaan Bertubi-tubi Soal PDAM Langsa Timur, Wali Kota Terlihat Diam Seribu Bahasa
MetroNusantaraNews.com, Langsa - Krisis air bersih yang terus melanda wilayah Langsa Timur hingga kini belum juga menemukan solusi nyata. Meski keluhan warga terkait matinya suplai air PDAM telah berulang kali diberitakan oleh berbagai media, namun belum terlihat langkah tegas maupun respons serius dari Walikota Langsa untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kamis (01/01/2026).
Warga di sejumlah gampong di Langsa Timur seperti Gampong Kapa mengaku sudah berbulan-bulan mengalami kesulitan air bersih. Pasokan air PDAM sering mati total, bahkan di beberapa wilayah hanya mengalir satu hingga dua jam dalam sehari. Kondisi ini memaksa masyarakat membeli air atau menumpang ke rumah kerabat demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ironisnya, keluhan tersebut seolah tidak mendapat perhatian dari pemerintah Kota. Warga menilai Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE terkesan tutup mata dan telinga terhadap penderitaan masyarakat, meski masalah air bersih merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Sejumlah warga Gampong Kapa Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa menyampaikan kekecewaan mereka karena hingga kini belum ada pernyataan resmi maupun kebijakan konkret dari Walikota Langsa terkait krisis air PDAM di Langsa Timur. Mereka menilai pemerintah Kota hanya bersikap reaktif saat persoalan ini viral atau mendapat sorotan publik sesaat.
Selain itu, kinerja PDAM Tirta Kemuning Wilayah Langsa Timur juga menjadi sorotan. Buruknya manajemen dan lemahnya pengawasan diduga menjadi penyebab utama tidak optimalnya pelayanan air bersih kepada pelanggan, khususnya di wilayah Langsa Timur yang kerap menjadi daerah paling terdampak.
Masyarakat berharap Walikota Langsa Jeffry tidak lagi bersikap pasif dan segera turun tangan langsung untuk mengevaluasi kinerja PDAM wilayah Langsa Timur serta memastikan distribusi air bersih berjalan normal. Mereka juga meminta adanya transparansi terkait penyebab gangguan air dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi, warga Langsa Timur mengancam akan melakukan aksi protes sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah Kota Langsa. Mereka menegaskan bahwa air bersih adalah hak dasar masyarakat, bukan janji yang hanya disampaikan tanpa realisasi nyata," ungkap Masyarakat Gampong Kapa dengan nada keram.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
