DWP Aceh Tebar Kepedulian di LPKA Banda Aceh, Bangkitkan Semangat dan Harapan Anak Binaan
MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Aceh, Ny. Marlina Muzakir, beserta rombongan melaksanakan kunjungan bakti sosial ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Aula Serbaguna LPKA Banda Aceh mulai pukul 09.00 WIB tersebut disambut langsung oleh Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., bersama jajaran pegawai. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan persembahan yel-yel serta salam Pramuka oleh anak binaan.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bentuk nyata perhatian DWP Provinsi Aceh dalam memberikan dukungan moral, motivasi, serta semangat kepada anak binaan agar tetap optimistis menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan seni tari Didong, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama. Suasana penuh kehangatan semakin terasa ketika acara memasuki sesi sambutan.
Dalam sambutannya, Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh rombongan DWP Provinsi Aceh kepada anak binaan.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran ibu-ibu DWP menjadi pemantik semangat baru bagi anak-anak kami di sini agar mereka merasa tetap disayangi dan didukung oleh masyarakat luas," ujar Yusnaidi.
Ia berharap perhatian dan dukungan tersebut dapat menjadi dorongan positif bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri, mengikuti pembinaan dengan baik, serta menumbuhkan keyakinan dalam menatap masa depan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Penasihat DWP Aceh menyampaikan pesan penuh kasih kepada anak binaan agar tidak kehilangan harapan dan tetap percaya terhadap potensi diri masing-masing.
"Kami ini sebagai bunda kalian juga, ingin berbagi energi positif. Jangan berkecil hati, masa depan kalian masih membentang luas dan kami di sini untuk merangkul serta memotivasi kalian," tuturnya.
Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan tari Guel, salah satu kesenian khas Tanah Gayo. Pertunjukan tersebut dibawakan oleh anak binaan yang berkolaborasi dengan peserta magang, memadukan unsur musik, sastra, dan gerakan dinamis yang mengundang antusiasme para tamu undangan.
Sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial, rombongan DWP Provinsi Aceh juga menyerahkan puluhan paket tanda kasih secara simbolis kepada anak binaan LPKA Banda Aceh. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepedulian, perhatian, dan dukungan kepada generasi muda Aceh agar tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Tidak hanya memberikan bantuan sosial, kegiatan ini turut menghadirkan sesi psikologis bersama tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh melalui program “Relaksasi Bersama”.
Dalam sesi tersebut, anak binaan mendapatkan pendampingan melalui teknik pernapasan dan pengelolaan emosi. Mereka juga diberikan motivasi untuk membangun rasa percaya diri, menumbuhkan pikiran positif, serta menyusun harapan baru dalam menjalani kehidupan.
Berbagai aktivitas interaktif turut mewarnai sesi tersebut. Anak binaan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dalam suasana yang hangat, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan persembahan dance dari anak binaan dan sesi foto bersama seluruh peserta. Keceriaan terpancar dari wajah anak binaan maupun para tamu yang hadir, mencerminkan kebahagiaan atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Banda Aceh berharap kepedulian terhadap anak binaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk memperkuat dukungan sosial, pendampingan psikologis, dan pembinaan berkelanjutan.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu membantu anak binaan mengembangkan potensi diri, membangun karakter yang lebih baik, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kunjungan DWP Provinsi Aceh ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperoleh kasih sayang, dan menata kembali masa depannya.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
