Wujud Kepedulian, CPNS LPKA Banda Aceh Berikan Sosialisasi dan Pengobatan bagi Anak Binaan
MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Dalam rangka menindaklanjuti arahan pimpinan dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, peserta LATSAR CPNS Tahun 2026 melaksanakan kegiatan komunitas dan kreativitas bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 11.30 WIB tersebut digelar di Mushalla As-Syifa dan diikuti oleh seluruh Anak Binaan. Program ini mengusung tema peningkatan kepedulian kesehatan melalui sosialisasi dan pemeriksaan medis dasar.
Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara semangat pengabdian para CPNS dengan komitmen lembaga dalam memenuhi hak-hak dasar anak binaan, khususnya di bidang kesehatan.
“Ini adalah bagian dari laporan harian sekaligus tindak lanjut arahan pimpinan untuk memastikan setiap anak di bawah asuhan kami mendapatkan perhatian medis yang layak serta edukasi kesehatan yang berkelanjutan,” ujar Yusnaidi.
Selama 60 menit pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama pelayanan kesehatan dasar. Pertama, edukasi perawatan mandiri berupa sosialisasi tata cara merawat luka dengan benar guna mencegah infeksi dan menjaga kebersihan diri. Kedua, screening kesehatan berkala melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memetakan kondisi fisik Anak Binaan. Ketiga, pemberian tindakan medis dan obat-obatan bagi penghuni yang mengalami gangguan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, para Anak Binaan tidak hanya memperoleh layanan pengobatan, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi ringan antara peserta LATSAR CPNS dan Anak Binaan, sehingga tercipta komunikasi yang inklusif dan harmonis di lingkungan LPKA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, serta berorientasi pada pemenuhan hak anak sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian laporan kegiatan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan tindak lanjut arahan pimpinan. (FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
