Sertijab Dirgakkum Korlantas Polri, Fokus Utama Optimalisasi ETLE dan Penegakan Hukum yang Humanis
Metronusantaranews.com, Jakarta – Jabatan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi berganti tangan. Serah terima jabatan dilaksanakan dari Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K., M.Hum. Acara berlangsung khidmat di Aula Madelu Korlantas Polri pada Kamis (11/6/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Dalam amanatnya, Kakorlantas menegaskan bahwa Direktorat Penegakan Hukum memegang peran yang sangat strategis dalam mewujudkan tujuan utama lalu lintas, yaitu terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, seluruh jajaran di lingkungan Direktorat Penegakan Hukum diharapkan senantiasa mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan transparan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Lebih lanjut, Irjen Pol Agus Suryonugroho juga menekankan pentingnya pemanfaatan kemajuan teknologi sebagai tulang punggung penegakan hukum masa kini. Ia menempatkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai instrumen utama yang mampu mewujudkan penegakan hukum yang modern, akuntabel, dan berkeadilan. Menurutnya, pengembangan dan pengoptimalan ETLE harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
“Penegakan hukum lalu lintas harus dilaksanakan secara humanis, transparan, dan profesional. Optimalisasi ETLE menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan penegakan hukum yang objektif, mengurangi potensi pelanggaran prosedur, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” tegas Kakorlantas Polri.
Sementara itu, Dirgakkum Korlantas Polri yang baru, Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan kinerja dan berbagai program penegakan hukum yang telah berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa ke depan, arah kebijakan pelayanan penegakan hukum akan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan, dan berorientasi pada kepentingan pelayanan publik.
Salah satu prioritas utama yang akan segera dijalankan adalah memaksimalkan implementasi dan jangkauan ETLE hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dinilai penting agar penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan. Optimalisasi ETLE di seluruh Indonesia akan menjadi prioritas, tidak hanya untuk meningkatkan kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara akuntabel dan transparan,” ujar Kombes Pol I Made Agus Prasatya.
Dengan dilaksanakannya pergantian kepemimpinan ini, Korlantas Polri menaruh harapan besar agar Direktorat Penegakan Hukum semakin tangguh dalam menjawab berbagai tantangan penegakan hukum lalu lintas di era digital. Ke depannya, diharapkan unit ini mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Jabotabek
