Optimalkan Fungsi PIPP FKTP, BPJS Kesehatan Cabang Metro Laksanakan Monitoring dan Evaluasi
Metro Nusantara News,com Tulang Bawang Barat – BPJS Kesehatan Cabang Metro menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi bagi Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se-Kabupaten Tulang Bawang Barat di Aula Puskesmas Candra Mukti, Kamis (16/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PIC FKTP sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Bellza Rizki Ananta, mengatakan bahwa peran Petugas PIPP sangat penting dalam mendukung transformasi mutu layanan yang mudah, cepat, dan setara. Menurutnya, Petugas PIPP menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang valid, menangani pengaduan secara cepat dan tepat, serta memastikan kebutuhan administrasi peserta, seperti pendaftaran Bayi Baru Lahir (BBL), telah sesuai ketentuan.
“Sebagai pemberi layanan, kita harus memberikan pelayanan secara optimal. Peran Petugas PIPP sangat penting karena menjadi penghubung antara peserta dengan fasilitas kesehatan, sehingga setiap informasi maupun pengaduan dapat ditindaklanjuti secara responsif,” ujar Bellza.
Bellza menjelaskan, melalui kegiatan ini BPJS Kesehatan juga melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan aplikasi Saluran Informasi Penanganan Pengaduan (SIPP), mulai dari mekanisme pencatatan, pengelolaan laporan, hingga tindak lanjut atas permintaan informasi, pelayanan, maupun pengaduan peserta. Evaluasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan di seluruh FKTP.
Selain melalui Petugas PIPP, Bellza mengingatkan bahwa peserta JKN dapat mengakses berbagai kanal layanan informasi dan pengaduan, baik secara tatap muka maupun non-tatap muka. Kanal tersebut meliputi Kantor BPJS Kesehatan, Mal Pelayanan Publik (MPP), BPJS Keliling, Mobile JKN, Care Center 165, Website SIPP, WhatsApp Pandawa, VIOLA, serta QR Code yang tersedia di fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Candra Mukti, Gesuri Prima Inansari, mengapresiasi penyelenggaraan monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi yang bermanfaat bagi fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta JKN.
“Monitoring dan evaluasi ini memberikan masukan yang sangat bermanfaat bagi kami untuk mengetahui aspek pelayanan yang perlu diperbaiki maupun ditingkatkan. Harapannya, kualitas pelayanan kepada peserta JKN dapat terus semakin baik,” tutup Gesuri.

Rosnita pasaribu
