Miris! Korban Banjir Keude Birem Mengaku Tak Pernah Terima Jadup, Geuchik Terpilih Tak Kunjung Dilantik
MetroNusantaraNews.com | Aceh Timur – Kekecewaan mendalam dirasakan warga Gampong Keude Birem, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Hingga Jumat (26/6/2026), warga yang menjadi korban bencana hidrometeorologi banjir pada 26 November 2025 mengaku belum pernah menerima bantuan, termasuk Jaminan Hidup (Jadup).
Salah seorang warga, Musa, mengatakan rumahnya ikut terdampak banjir saat bencana melanda. Namun, hingga kini ia dan sejumlah warga lainnya belum memperoleh bantuan apa pun.

"Kami tidak pernah menerima bantuan, apalagi Jadup. Sementara masyarakat di daerah lain yang juga terdampak banjir sudah mendapatkan bantuan. Kami sampai hari ini nihil," ujar Musa dengan nada kecewa, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, warga berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap nasib korban banjir di Gampong Keude Birem. Pasalnya, sudah lebih dari tujuh bulan sejak bencana terjadi, namun bantuan yang dinantikan tak kunjung datang. Banjir besar yang melanda Aceh pada akhir November 2025 memang berdampak luas, termasuk di Kabupaten Aceh Timur.
Tidak hanya persoalan bantuan, warga juga mempertanyakan belum dilantiknya Geuchik Gampong Keude Birem yang telah terpilih melalui proses pemilihan.
Warga menilai kondisi tersebut menjadi tanda tanya besar. Sebab, menurut mereka, Geuchik Keude Birem telah terpilih sejak 25 Mei 2025, namun hingga kini belum juga dilantik oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

"Sudah lebih dari setahun sejak terpilih, tetapi sampai sekarang belum ada pelantikan. Kami berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat," kata seorang warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera memberikan kejelasan terkait belum tersalurkannya bantuan bagi korban banjir serta alasan belum dilantiknya Geuchik Gampong Keude Birem, sehingga persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
