‎Mempererat Kepedulian : Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satlantas Polres Karawang Berbagi Santapan Sahur

‎Mempererat Kepedulian : Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satlantas Polres Karawang Berbagi Santapan Sahur

Metronusantaranews.com, Karawang - Di tengah suasana kedekatan dan kebersamaan yang menjadi ciri khas bulan suci Ramadhan, serta arus pemudikan yang semakin padat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Satlantas Polres Karawang menghadirkan program khusus yang tidak hanya memperhatikan keselamatan perjalanan, tetapi juga menguatkan nilai kepedulian antar sesama. 

‎‎Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berfokus pada kegiatan Berbagi Sahur telah menjadi bukti nyata bahwa bulan Ramadhan bukan sekadar tentang menahan lapar dan haus selama siang hari, melainkan juga tentang mempererat tali silaturahmi dan membantu saudara-saudara yang sedang dalam perjuangan menuju kampung halaman.‎ 

‎Kegiatan ini merupakan amanah langsung dari Kapolda Jawa Barat, yang mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga ketertiban dan keamanan, tetapi juga meliputi peran sosial untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. ‎

‎Terutama bagi para pemudik yang harus melakukan perjalanan jauh dalam kondisi bulan puasa, di mana energi dan konsentrasi menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara. ‎

‎Dengan menyediakan paket sahur yang bergizi dan lengkap, Satlantas Polres Karawang berharap dapat membantu saudara-saudara pemudik tetap bugar dan fokus selama perjalanan, sehingga dapat tiba di tujuan dengan selamat dan dalam kondisi prima untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga.‎

‎Kasat Lantas Polres Karawang AKP Sudirianto, S.H, M.M turut serta secara langsung membagikan paket sahur yang terdiri dari nasi kotak, sambil memberikan paket sahur kepada setiap pemudik yang beristirahat atau lewat di lokasi pelayanan, beliau juga menyampaikan pesan hangat dan melakukan penyambutan secara pribadi.‎ 

‎"Saat ini, kita sedang memasuki puncak masa pemudikan dan bulan Ramadhan yang penuh berkah, personel kami tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas dan pencegahan kecelakaan, tetapi juga aktif menyapa para pemudik yang beristirahat di rest area dan bahu jalan untuk memastikan perjalanan mereka tetap aman dan lancar," ujar AKP Sudirianto. ‎

‎"Kita menyadari bahwa berkendara dalam kondisi puasa membutuhkan ekstra perhatian, oleh karena itu, selain berbagi sahur, kami juga selalu mengingatkan para pemudik untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk."‎ 

‎Setiap paket sahur yang dibagikan juga disertai dengan leaflet informasi keselamatan berkendara yang khusus disusun untuk kondisi Ramadhan, seperti tips menjaga konsentrasi saat berkendara, jadwal operasional pos pelayanan kepolisian sepanjang rute, serta nomor darurat yang dapat dihubungi kapan saja jika mengalami kendala. ‎

‎Personel Satlantas juga melakukan pemeriksaan singkat terhadap kondisi kendaraan beberapa pemudik yang menunjukkan tanda-tanda kesulitan, seperti mengecek tekanan ban, kondisi mesin, dan kelengkapan peralatan keselamatan seperti helm standar SNI dan tali pengaman.‎ 

‎Selain di rest area utama, tim operasional juga menjangkau para pemudik yang terpaksa beristirahat di bahu jalan karena kendaraan mengalami kerusakan atau karena perlu beristirahat sejenak. Mereka tidak hanya memberikan paket sahur, tetapi juga membantu menghubungi mekanik atau memberikan panduan tentang lokasi bengkel terdekat yang buka selama Ramadhan. ‎

‎Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian yang diberikan tidak hanya sebatas pada pemberian makanan, tetapi juga pada upaya untuk memastikan setiap perjalanan pemudik berjalan dengan lancar.‎ 

‎AKP Sudirianto kembali menegaskan pesan penting terkait keselamatan berkendara, "Ingat, keselamatan adalah yang utama. Jika merasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Segera beristirahat di pos pelayanan atau rest area terdekat yang telah disiapkan oleh pemerintah dan pihak terkait. Selama bulan Ramadhan ini, kita harus saling mengingatkan dan saling membantu, karena itu adalah makna sebenarnya dari ibadah puasa yang kita jalankan."

‎