LPKA Banda Aceh dan MAN 1 Banda Aceh Perkuat Karakter Anak Binaan melalui Program Kokurikuler
MetroNusantaraNews.com | Banda Aceh – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh bersama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banda Aceh menggelar program kokurikuler bertema “Peduli Sesama, Menguatkan Jiwa Bersama, Wujudkan Generasi Indonesia Hebat”, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di LPKA Kelas II Banda Aceh tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus upaya memperkuat karakter, menumbuhkan solidaritas, dan membangun rasa percaya diri Anak Binaan melalui kegiatan edukatif, seni budaya, permainan, serta perlombaan.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyambut baik pelaksanaan program kokurikuler yang diselenggarakan MAN 1 Banda Aceh. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi salah satu bentuk dukungan positif terhadap proses pembinaan Anak Binaan, terutama dalam menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan penguatan karakter.
Rangkaian kegiatan diawali dengan acara formal yang dipandu oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Selanjutnya, Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh menyampaikan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak MAN 1 Banda Aceh.
Dalam sambutannya, pihak MAN 1 Banda Aceh menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, penguatan mental, serta kebersamaan dalam membentuk generasi Indonesia yang hebat. Melalui kegiatan ini, Anak Binaan diharapkan mendapatkan pengalaman sosial yang positif, semakin percaya diri, serta memiliki motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Tampilkan Kreativitas dan Lestarikan Budaya Aceh
Suasana kegiatan semakin semarak ketika Anak Binaan LPKA Kelas II Banda Aceh menampilkan seni tari Likok Pulo. Penampilan tersebut menjadi bentuk kreativitas sekaligus upaya melestarikan seni budaya daerah kepada para peserta yang hadir.
Setelah penampilan seni, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya program kokurikuler yang mempertemukan pihak sekolah dengan Anak Binaan.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, MAN 1 Banda Aceh juga menggelar berbagai permainan dan perlombaan untuk mendorong keterlibatan aktif Anak Binaan dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
Salah satu perlombaan yang dilaksanakan adalah estafet kardus. Permainan ini melatih kekompakan, koordinasi, komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Kemeriahan berlanjut melalui lomba tarik tambang yang diikuti dengan penuh semangat dan antusiasme. Selain menjadi sarana hiburan, perlombaan tersebut juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja sama, dan pentingnya saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.
Seluruh rangkaian permainan dan perlombaan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat peserta selama mengikuti kegiatan.
Perkuat Pembinaan Menuju Generasi Indonesia Hebat
Secara keseluruhan, program kokurikuler MAN 1 Banda Aceh bersama LPKA Kelas II Banda Aceh berlangsung sebagai bentuk nyata kepedulian dan dukungan terhadap proses pembinaan Anak Binaan.
Melalui perpaduan kegiatan keagamaan, seni budaya, permainan edukatif, dan perlombaan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarpeserta, menumbuhkan solidaritas, serta membentuk karakter Anak Binaan yang lebih percaya diri, disiplin, sportif, dan mampu bekerja sama.
Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan memperbaiki diri. Dukungan dari lingkungan pendidikan dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi serta membuka peluang bagi Anak Binaan untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Melalui semangat “Peduli Sesama, Menguatkan Jiwa Bersama, Wujudkan Generasi Indonesia Hebat”, LPKA Kelas II Banda Aceh bersama MAN 1 Banda Aceh berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan karakter positif dapat terus tumbuh dalam diri Anak Binaan sebagai bekal untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.(FAHRID) Kaperwil Aceh

Rosnita pasaribu
