WARISI ESTAFET PT DAUN TERATAI, JASON DAN DAVE STANLEY GARAP PASAR HERBAL GENERASI KEDUA
CSA-300 Soroti Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup
METRONUSANTARA,Menjaga eksistensi bisnis keluarga hingga puluhan tahun tentu bukan perkara mudah. Namun, tantangan besar ini sukses dijawab oleh pasangan kakak-beradik, Jason dan Dave Stanley.
Di tahun 2026 ini, mereka resmi menjadi generasi kedua yang memimpin PT Daun Teratai, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang obat dan produk herbal untuk penyakit kronis.
Memasuki usia emas ke-40 tahun sejak pertama kali berdiri pada tahun 1986, dua bersaudara ini siap membawa inovasi baru tanpa menghilangkan visi-misi utama perusahaan dalam menyebarkan manfaat kesehatan ke seluruh Indonesia.
"Jadi sudah 40 tahun tahun ini, dan kita itu kasarnya generasi kedua untuk melanjutkan PT Daun Teratai ini supaya visi-misinya tetap bisa tersebar gitu ya di seluruh Indonesia juga gitu," ujar Direktur PT Daun Teratai, Jason, saat diwawancarai awak media di kawasan Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), Dave Stanley menambahkan bahwa PT Daun Teratai fokus menghadirkan produk herbal berkualitas tinggi untuk mencegah sekaligus menjadi solusi bagi penyakit kronis yang kerap menakutkan masyarakat.
"PT Daun Teratai itu bergerak di bidang obat herbal, produk herbal untuk mencegah dan juga solusi untuk penyakit kronis gitu. Penyakit kronis itu macam-macam, ada kanker stadium lanjut, stadium awal, segala jenis kanker juga bisa ya. Terus diabetes, masalah hormonal juga ya bisa gitu. Jadi PCOS, endometriosis, adenomiosis itu semua yang sering sekali dialami oleh wanita," jelas Dave Stanley.
Dalam momen perayaan ini, Dave menceritakan salah satu terobosan terbaru mereka yang resmi dirilis pada Februari 2026 lalu.
Uniknya, produk baru yang disajikan dalam bentuk teh seduh ini dibuat khusus sebagai tanda bakti dan cinta mereka kepada sang ibu, Ibu Sheilla.
"Yang kita launch itu sebagai bukti tanda kasih kepada Mami, Mami kita gitu ya. Karena dari kecil kita sering diurus, jadi kita pikir kita akan launch produk baru khususnya untuk tribute Ibu Sheilla gitu, mami kita ya. Ini tuh sachet-nya satu boks itu isinya 10 sachet, dia disajikannya itu seperti teh," tutur Dave.
Produk teh ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp210.000 per boks, agar seluruh lapisan masyarakat bisa berinvestasi untuk kesehatan harian mereka.
Sementara untuk varian premium berupa kapsul ekstrak (CS300) yang ditujukan bagi pasien kanker stadium lanjut, dihargai Rp6 juta per botol isi 300 kapsul karena proses ekstraksinya yang rumit tanpa suhu tinggi.
Ada juga varian CS30 seharga Rp325.000 untuk gangguan hormonal, serta Nutri Gold D seharga Rp450.000 untuk membantu remisi penderita diabetes.
Bukan sekadar obat herbal biasa, produk-produk dari PT Daun Teratai ini telah melewati serangkaian uji klinis yang ketat.
Selama empat dekade, mereka telah mengantongi tujuh penelitian ilmiah, termasuk pengujian langsung pada sel kanker manusia di Rumah Sakit Kanker Dharmais.
Bahan-bahan utamanya seperti Ophiopogon japonicus, Pseudoginseng radix, Ligusticum wallichii, dan Atractylodes macrocephala diimpor langsung demi menjaga khasiat zat aktifnya.
Jason menegaskan, berdasarkan riset mendalam bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2001, produk mereka terbukti aman dikonsumsi harian dan bebas dari efek samping berbahaya bagi organ vital.
"Penelitian di UGM tahun 2001 itu menyatakan bahwa tingkat paling tingginya adalah tingkat dosis paling tinggi adalah 1 gram per kilogram berat badan. Artinya kalau misalkan saya beratnya 100 kilo saja anggap ya, itu saya membutuhkan 100 gram sampai ambang atas. Satu kapsulnya 0,275 gram. Artinya saya minum lebih dari 1.000 kapsul gitu baru ambang. Jadi terbukti bahwa dari penelitian itu tidak ada efek pinggir atau efek sampingnya gitu sih," beber Jason secara transparan.
Sisi menarik lainnya dari PT Daun Teratai di bawah kepemimpinan Jason dan Dave adalah pendekatan mereka yang sangat peduli pada pasien.
Mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga menyediakan tim ahli medis yang siap mendampingi dan mengawasi proses pemulihan pasien secara gratis.
Mereka juga menginisiasi sebuah komunitas bertajuk "Pejuang Hebat" sebagai wadah bagi para cancer survivor untuk saling menguatkan, sekaligus memberikan bimbingan paliatif bagi pasien yang kondisi mentalnya sedang menurun.
"Nah komunitas itu kita namakan Pejuang Hebat. Ada programnya juga di mana mereka yang sudah sembuh kita kasih suplai obat kita untuk mereka seumur hidup gitu. Sebagai ucapan terima kasih sudah percaya sama produk herbal kita juga seumur hidup untuk maintain kesehatan," kata Dave.
Tak berhenti sampai di situ, dua bersaudara ini juga membocorkan rencana jangka panjang mereka di bidang sosial. Mereka kini tengah mempersiapkan sebuah yayasan atas nama Dave Stanley untuk mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

M Arga
